02143904065 | / 085283010600 | cs@endangered-indonesia.com |
 

Jelajah Kota Toea Jakarta adalah paket tour memperkenalkan sejarah Jakarta terhadap peninggalan bangunan yang dilestarikan keberadaannya dan juga koleksi lengkap yang ada didalamnya.

Endangered mengajak untuk mengikuti paket jelajah lengkap dengan rangkaian materi acara yang dikemas ke tempat-tempat bangunan tua serta peninggalan sejarah sehingga paket yang ditawarkan ini sangat cocok buat Anda pelajar SD SMP SMA SMK, Karyawan, Entertainment, Wisatawan Mahasiswa Perguruan Tinggi,  para penyuka fotografi, Komunitas dan masyarakat umumnya untuk mengetahui lebih dalam tentang Kota Toea Jakarta.

2,018 total views, 2 views today

Print Friendly
Are you traveler? share it!
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on StumbleUponEmail this to someonePrint this page
BOOKING QUESTION

Mungkin orang Jakarta sudah paham betul letak lokasi kawasan Kota Toea yang datang ke tempat tersebut hanya cuma duduk, melihat-lihat bahkan hampir sebagian diantaranya tak banyak pula yang mengetahui apa pesan atau kesan yang didapat setelah kunjungan tersebut tentang Kota Toea? Kami mengemas secara lengkap rangkaian acara  Jelajah Kota Toea Jakarta ini yang akan membuat Anda timbul kecintaan historis terhadap bangunan cagar budaya yang perlu dilestarikan keberadaanya dan juga koleksi tua yang ada didalamnya dengan memberikan :

  • Melestarikan hasil karya budaya bangsa, turut serta dalam membentuk generasi yang menghargai budayanya.
  • Memperkenalkan museum sebagai sebuah lembaga yang memberi perhatian besar bagi pelestarian budaya bangsa.
  • Memperkenalkan kawasan Kota Toea Jakarta sebagai tujuan wisata yang sarat dengan nilai-nilai edukatif, rekreatif dan eduatiment.

Anda/peserta tour ini akan menjelajahi The Big Five Museum atau Lima Museum Besar Bersejarah serta lingkungan disekitarnya yang sangat menarik untuk dikunjungi sbb :

 

Museum Fatahillah

fatahillahMuseum Fatahillah - Salah satu peninggalan sejarah yang begitu indah dan masih berdiri kokoh dengan corak arsitektur khas Belanda yang dikenal dengan sebutan Museum Fatahillah. Tahun 1707-1710, bangunan indah ini dibangun berdasarkan perintah seorang Gubernur Jenderal Belanda, Johan van Hoorn. Gedung ini awalnya sebuah balai kota dan saksi mati yang akan menarik untuk Anda/Peserta ketahui.

 

 

Museum Wayang

wayangMuseum Wayang – Berdekatan dengan Museum Fatahillah yang awalnya adalah gereja pada masa penjajahan Belanda dengan nama de Nieuwe Hollandsche Kerk. Koleksi Wayang didalamnya tertata apik dalam kotak lemari kaca, rapi dan tak ada kesan tua atau kumuh dan tampak modern. Koleksi Museum berupa berbagai macam wayang dari berbagai daerah, topeng dan perlengkapan wayang. Ada wayang kulit, wayang golek, wayang klitik dan wayang beber. Ada juga wayang dan boneka dari Cina, Kamboja, India. Melihat koleksi wayang ini seperti kembali ke masa-masa kecil dahulu sewaktu tontonan siaran wayang di TVRI masih sangat menghibur.

Uniknya, di lantai Museum Wayang tersebut ada gambar beberapa bentuk badan dan hidung wayang yang bakal seru menemukan yang  cocok dengan hidung Anda.

 

Museum Bank Mandiri

Jelajah Museum MandiriMuseum Bank Mandiri – Bangunan museum ini terdiri atas empat lantai dengan luas keseluruhan 21.509 meter persegi, dan mulai difungsikan sebagai museum sejak awal tahun 2004. Gedung yang dirancang oleh arsitek Belanda itu mulai dibangun oleh Biro Konstruksi NV Nedam pada tahun 1929 dan diresmikan pada 14 Januari 1933 sebagai kantor cabang NHM (Nederlansche Handel-Maatschappij) untuk Dunia Timur dikenal sebagai ‘Gedong Factorij Batavia‘.

Museum Bank Mandiri merupakan salah satu museum perbankan yang ada di Indonesia yang menawarkan gaya bangunan dengan arsitektur art deco klasik, berbagai koleksi dan fasilitas yang tersedia di Museum Bank Mandiri juga menjadi daya tarik tersendiri. Di museum ini dapat dijumpai berbagai benda-benda perbankan yang memiliki nilai sejarah tinggi, sejak era Belanda,  era kemerdekaan Republik Indonesia, hingga era masa kini yang pastinya sangat seru untuk Anda.

 

Museum Bahari

bahariMuseum Bahari – Gedung yang berada di kawasan Kota Tua ini dahulunya adalah gudang penyimpanan  hasil bumi, seperti rempah-rempah, komoditi utama VOC yang sangat laris di pasaran Eropa. Bangunan  memiliki dua sisi, sisi barat dikenal dengan sebutan Westzijdsche Pakhuizen atau Gudang Barat (dibangun secara bertahap mulai tahun 1652-1771) dan sisi timur, disebut Oostzijdsche Pakhuizen atau Gudang Timur. Gedung yang memiliki rangkaian sejarah ini akan melengkapi tour Jelajah Kota Toea Jakarta.

 

Museum Seni Rupa dan Keramik

senirupaKepuasan Belum puas rasanya menjelajah kota tua kalau belum mampir ke Museum Seni Rupa dan Keramik. Di museum ini yang dipamerkan adalah lukisan-lukisan karya pelukis Indonesia ternama seperti Affandi dan karya pelukis international. Kalau dilihat dari namanya, seharusnya selain seni rupa, banyak juga keramik peninggalan sejarah, tapi sayang jika diperhatikan sepertinya koleksi keramiknya sangat minim, malahan lebih lengkap ragam keramik yang dipamerkan di Museum Nasional. Tapi di sisi-sisi depan ruangan pamer, berjejer sekitar 5 buah alat atau mesin pembuat keramik, di sini bisa mencoba duduk sambil memutar-mutar alat pembuat keramik itu.

 

 

Harga Paket Tour Jelajah Kota Toea

 

Dengan harga yang sangat terjangkau Anda/peserta akan mendapatkan fasilitas :

• Jelajah The Big Five Museum & Lingkungan sekitar yang menarik.
• ID Card
• Synopsis Kota Toea terbentuk serta menjadi pusat dunia di masa penjajahan
• Makan Siang
• Welcome Drink & Snack khas Kota Toea Jakarta
• Pemutaran Film Tempo Doeloe yang sangat menarik tentang banyak sejarah.
• Foto Session untuk pengabadian Anda/peserta
• Guide Profesional yang akan memandu Anda secara lengkap.

 

 

 

 

2,019 total views, 3 views today

Print Friendly
Are you traveler? share it!
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInPin on PinterestShare on StumbleUponEmail this to someonePrint this page
jelajah kota jakarta | pesan dan kesan ke museum seni rupa dan keramik |